Sertifikasi Guru, Bagaimana Nasibnya Kini ?

Tujuan sertifikasi guru dalam mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan untuk kesejahteraan guru sehingga mereka harus dapat meningkatkan kualitas dirinya sebagai guru.

Menurut dia, banyak pihak yang menyampaikan kritikan bahwa TPG dinilai masih kurang signifikan bagi peningkatan kualitas guru.

“Ditjen GTK dalam hal ini sebagai unit utama yang menanggani guru dan tenaga kependidikan membuka diri dan menerima masukan dari berbagai pihak, tentunya kritikan yang membangun,” ujarnya.

Sejak diberlakukan pada 30 Desember 2005, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menggenjot sertifikasi guru secara berkelanjutan. Langkah persiapan dilakukan pada 2006 dan pelaksanaan sertifikasi mulai 2007.

Dalam perjalanannya, jumlah guru terus bertambah sehingga belum semua guru dapat tersertifikasi. Meskipun, menurut angka statistik dari data guru 2005 telah tuntas tersertifikasi sejak dimulai sertifikasi pada 2007. Bersambung... Baca Dihalaman Selanjutnya
loading...

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Sertifikasi Guru, Bagaimana Nasibnya Kini ?"

  1. Mohon solusi bagi para guru yg bersertifikasi tdk diberikan dengan tepat waktu hak-hakx seperti guru nonpns, pada hal beban kerjax sudah lebih dari 24 jam/minggu dan sudah linier, kemudian kemendikbud yg membukakan rekeningx di BNI Senayan Jakarta, ini menjadi kekesalan bagi yg berhak tdk cair tepat waktu!.

    BalasHapus
  2. Mohon bantuanx atas kepedulianx Bpk/Ibu di Kemendikbud, Kasian guru yg bersangkutan!.

    BalasHapus