Potret Guru Zaman "Now", Pagi Mengajar Siang Jadi Penyiar

Andien adalah potret genarasi now yang optimistis dalam memandang masa depan, ia yakin masih bisa menjalani profesi ganda ini tanpa saling ada yang dirugikan. Justru malah sebaliknya, keduaya profesi ini saling melengkapi.

Lantaran para guru lainnya mengetahui Andien adalah seorang penyiar, maka dia sering didapuk oleh sekolah atau Dinas Pendidikan untuk menjadi Master Of Ceremony (MS) setiap ada kegiatan di sekolah atau dilingkungan UPTD Dinas Pendidikan.

"Tadi juga habis Nge-MC acara lomba gugus UPTD Ungaran Timur," jelasnya.

Menjadi guru dan penyiar adalah profesi yang berbeda, jika harus memilih mana yang menjadi prioritas, Andien mengaku sulit menjawabnya. Sebab menjadi guru adalah cita-citanya sejak kecil, sedangkan siaran di radio adalah passion nya.

"Senyum anak-anak didik saya itu selalu saya kangeni setiap hari. Tapi siaran juga sudah passion saya, jadi sama-sama sulit," jelasnya.

Andien yang saat ini masih berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) tidak pernah mempermasalahkan honornya yang kecil. Baginya mengajar adalah ibadah, sehingga profesi ini ia jalani dengan sepenuh hati dan berapapun honor yang ia terima selalu disyukuri. Bersambung,>>>Baca Dihalaman Selanjutnya
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Potret Guru Zaman "Now", Pagi Mengajar Siang Jadi Penyiar"

Posting Komentar