Inilah Akibat Fatal bila Guru Sering "Mendongkrak" Nilai Siswa

Ada juga yang melepas tanggung jawab dengan cara memberikan nilai bagus meskipun anak-anak tidak paham, tidak memperhatikan, tidak mencoba, tidan mengalami, dan tidak belajar.

Maka yang terjadi adalah guru menyalahkan murid atau guru hanya melakukan tugasnya saja tanpa kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

2. Hilangnya kerja keras dan suburnya "main aman"
Seorang anak yang berpikir bisa mendapatkan sesuatu tanpa harus kerja keras, maka anak tersebut akan menerimanya sebagai kebenaran. Dia akan terus berpikir bahwa tidak ada yang perlu diperjuangkan mati-matian. Ini sungguh tidak baik.

Saat di sekolah, anak akan kehilangan gairah dan selalu biasa saja. Tidak menyelesaikan tugas, biasa saja. Tidak menguasai kemampuan tertentu, biasa saja. Sering absen sekolah, biasa saja. Dan seterusnya.

Kalau mayoritas generasi kita berpikir demikian, maka standar bangsa kita juga akan kesulitan untuk bisa naik dan bersaing dengan bangsa lain.

Lebih mengkhawatirkan lagi jika kemudian budaya yang berkembang adalah budaya "main main". Banyak orang berpikir bahwa mereka hanya bertugas menyelesaikan tugas saja. Mereka tidak lagi berpikir tentang pengembangan diri, kemajuan, apalagi tentang kreativitas. Yang penting tidak di-PHK, tidak di-DO saat kuliah, tidak dipecat dan tidak kehilangan pekerjaan, maka "saya aman".

Untuk kondisi saat ini, di dunia medsos, kita akan bisa melihat karakter ini dalam bentuk keengganan cek dan ricek, serta riset sederhana tentang sebuah berita. Yuk, mari berubah!

sumber:  sejutaguru

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.spotberita.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Akibat Fatal bila Guru Sering "Mendongkrak" Nilai Siswa"

Posting Komentar