Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 20 Guru Honorer Diberhentikan

Spotberita.com - Untuk itu, pihaknya beraudiensi bersama para guru kontrak dan Komisi D DPRD Sanggau guna mencari solusi terbaik untuk nasib mereka ke depan.

“Salah satu solusi yang ditawarkan oleh DPRD tadi, mereka kita sarankan mengajar di PAUD yang digaji menggunakan dana BOS bukan dana tenaga guru kontrak dan tidak perlu menggunakan ijazah S1, ” ujarnya.


Sudarsono menambahkan, para guru kontrak ini adalah mereka yang diterima sebagai guru kontrak tahun 2015. Mereka adalah korban Perguruan Tinggi yang mengatasnamakan Darul Ulum Jombang Jawa Timur yang membuka perkuliahan di Tayan dan Balai.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sanggau Usman menyampaikan bahwa DPRD menerima keluhan para guru kontrak yang dianulir izajahnya karena diduga palsu.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 20 Guru Honorer Diberhentikan"

Posting Komentar