Yakin Bercita-cita Menjadi Guru? Pahami Hal-hal Berikut Ini

4. Idealisme di kampus keguruan akan tumbang oleh kenyataan di dunia kerja.

Kenyataan di dunia kerja pelan-pelan akan menyadarkan seorang guru bahwa idealisme di kampus tidak bisa mutlak diberlakukan. Misalkan rencana pembelajaran yang dibuat begitu sempurna ketika di kampus, tidak akan berlaku ketika diterapkan di sekolah. Beberapa faktor penyebabnya karena sarana prasarana yang tidak menudukung, ataupun godaan bertindak curang karena idealisme tidak sebanding dengan upah yang diterima.

5. Orientasi nilai, remidi berkali-kali guru tetap harus mengkatrol nilai.

Deadline administrasi dan tugas tambahan menyebabkan guru tidak fokus mencari ide kreatif yang bisa diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Orientasi belajar masih menuntut nilai yang tinggi. Alhasil, beberapa peserta didik yang lemah di bidang akademik akan sempat merasakan remidial berkali-kali dan terakhir guru harus mengkatrol nilai. Apapun yang terjadi, semua demi nilai tinggi di rapor atau ijazah. Padahal kenyataannya mencapai nilai KKM saja tidak bisa.

Well, apapun faktanya, menjadi guru tetap adalah hal yang mulia. Yang bertahan adalah yang mampu melewati seleksi alam di awal karir keguruan. Semoga bermanfaat.

(sumber: utakatikotak.com)

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.asahberita.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Yakin Bercita-cita Menjadi Guru? Pahami Hal-hal Berikut Ini"

Posting Komentar