Mengharukan, Begini Candaan Guru Dasrul Sebelum Meninggal Dunia

Di hari kejadian pun ia berencana berangkat untuk mengajar dan melalui jalur seperti biasanya.
"Rencananya bapak mau ke sekolah mengajar tapi diserempet mobil Avanza dan banyak luka-luka," katanya saat ditemui di rumah duka, Sabtu (21/10) pagi.

Setibanya di pertigaan Jl Sultan Hasanuddin depan Kantor Kodim 1409 Gowa, Dasrul yang mengendarai sepeda motor jenis matik disrempet oleh mobil jenis Toyota Avanza yang dikendarai oleh Awaluddin (43).

Akibatnya, Dasrul tak sadarkan diri lantaran mengalami luka serius pada bagian kepala. Hingga darah keluar dari bagian hidung dan telinganya, pelaku yang merupakan anggota Kepolisian pun bergegas mengantar Dasrul ke Rumah Sakit Syekh Yusuf, Sungguminasa.

Hanya saja pihak rumah sakit Syekh Yusuf tak mampu menangani dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin, Makassar. Dalam perjalanan menuju Wahidin itulah, Dasrul menghembuskan nafas terakhirnya.

Pantauan Tribun Timur di rumah duka, ratusan pelayat memadati bahkan hingga luar rumah. Mereka terdiri sanak saudara, tetangga, paguyuban keluarga Padang dan guru serta siswa SMKN 2 Makassar.
Usai disalatkan, jenasah Almarhum dimakamkan di Pemakanan Keluarga Padang, Macanda, Gowa usai salat dhuhur. Iring-iringan pengantar pun begitu banyak mengantarkan guru Dasrul ke tempat peristirahatn terakhirnya.



loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengharukan, Begini Candaan Guru Dasrul Sebelum Meninggal Dunia"

Posting Komentar