Jusuf Kalla : Banyak PNS, Negara Makin Sulit Maju

Asahberita.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyoroti antusiasme masyarakat yang melamar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurut JK, status PNS bukan menjadi patokan dalam mengukur kesuksesan seseorang.

Tahun ini, 60 kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah membuka kesempatan kepada warga untuk mendaftarkan diri mengikuti perekrutan PNS. Badan Kepegawaian Negara mencatat, ada 1.295.925 orang yang mendaftarkan diri dalam momen tersebut.

Gambar terkait

"Saya baru lihat, contoh jumlah pegawai negeri yang diterima hanya 25.000, yang melamar lebih dari 2 juta. Artinya yang menang pasti yang bersaing, tapi kemajuan tak berarti seperti itu," kata JK di Institut Teknologi Lampung.

JK menuturkan, kemajuan sebuah negara tak tergantung dengan jumlah PNS yang melimpah ruah. Bahkan sebaliknya, negara akan sulit maju dan mengalami kemunduran.

"Kemajuan tak tergantung banyak PNS-nya, kadang-kadang negara makin sulit maju, karena birokrasi berjalan lambat sekali," jelas JK.

Yang membuat sebuah negara maju, lanjut JK, karena sumber daya manusia yang handal dan memiliki integritas tinggi. Selain itu, juga memiliki pemikiran yang maju.

"Kemajuan bangsa itu karena inovasinya," jelas JK.



loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jusuf Kalla : Banyak PNS, Negara Makin Sulit Maju"

Posting Komentar