Buat Guru, Stop Pukul Dan Cubit Siswa!

Asahberita.com - Sekolah sebagai panggung pembenihan nilai-nilai, mestinya bebas dari kekerasan. Hanya saja, masih ada ditemui keluhan orang tua dari pengakuan anak-anaknya. Yang menyebutkan mendapat hukuman dari guru di sekolah. Ada yang berupa pemukulan, cubit, tarik rambut.

Pengamat pendidikan Dr Ferry Mandang MPd mengatakan guru tidak diperbolehkan melakukan kekerasan fisik kepada siswa. “Jangankan kontak fisik, perkataan kasar pun tidak bisa dilontarkan guru kepada siswa,” sebutnya.

Gambar terkait
Gambar Ilustrasi

Lanjutnya, guru harus mempunyai cara yang lebih baik daripada kontak fisik. “Guru bisa menegur siswa dengan perkataan. Guru harus mampu mencari cara yang efektif untuk menghadapi hal ini. Karena di perguruan tinggi, guru sudah dibekali dengan hal-hal terkait penanggulangan siswa tanpa kontak fisik,” imbuh Mandang.

Setidaknya, Mandang menyarankan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meneliti apakah sang guru pelaku kekerasan itu memaklumi bahwa mencubit adalah bagian dari bentuk kekerasan. Dan itu tidak boleh dilakukan oleh seorang guru terhadap muridnya. “Apalagi bila mencubit itu dilakukan beberapa kali dan mengakibatkan bagian lengan, paha, dan dada korban menjadi lebam,” sebut Mandang.




loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Buat Guru, Stop Pukul Dan Cubit Siswa!"

Posting Komentar