10 Bulan Gaji Tak Dibayar, Guru Honorer Desak Ketua PGRI Dicopot !

Asahberita.com - Guru honorer di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sudah 10 bulan tak gajian.
Diduga, tidak dibayarnya gaji para guru ini karena uang mereka tidak dicairkan oleh Ketua PGRI Langkat, Jumirin.

"Jumirin itu pembohong. Sampai sekarang gaji kami tidak dicairkan pak. Bayangkan lah pak, 10 bulan tidak digaji, mau dikasih makan apa keluarga kami," teriak M Syarifuddin, kordinator guru honorer Langkat, Rabu (25/10/2017).

10 Bulan Gaji Tak Dibayar, Guru Honorer Desak Ketua PGRI Langkat Dicopot
Honorer Kategori II menangis saat menyampaikan aspirasinya di depan DPRD Sumut. Mereka meminta pemerintah mengangkat para honorer menjadi PNS, Rabu (25/10/2017) 

Karena tidak digaji, para guru mendesak agar Jumirin dicopot dari jabatannya.
Para guru juga meminta agar Bupati Langkat, Ngongesa Sitepu dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait persoalan ini.

"Sampai sekarang surat penugasan kami tidak direalisasikan. Makanya Bupati pun harus dipanggil untuk dimintai keterangannya," ungkap Syarifuddin menangis.

Sementara itu, Fahrul Lubis (37) perwakilan guru honorer Kota Medan sangat berharap ia dan teman-temannya diangkat sebagai PNS.

Selama ini, kata Fahrul, gajinya sebagai guru sama sekali tidak layak.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Bulan Gaji Tak Dibayar, Guru Honorer Desak Ketua PGRI Dicopot !"

Posting Komentar